Price New: Rp. 3.799.000 Price 2nd: - Vivo V5s Full Spesification GENERAL Network GSM / HSPA / LTE; GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 - SIM 1 & SIM 2; HSDPA 850 / 900 / 2100 ; LTE band 1(2100), 3(1800), 5(850), 40(2300), 41(2500) BODY Dimensions / Weight 153.8 x 75.5 x 7.6 mm/154 gram DISPLAY Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors, multitouch, Corning Gorilla Glass 3, 3D Touch display Size 5.5 inches (~71.8% screen-to-body ratio), 720 x 1280 pixels (~267 ppi pixel density) SOUND Alert types Vibrate, ringtone MP3/WAV Jack Yes, jack audio 3.5mm, 24-bit/192kHz audio, Active noise cancellation with dedicated mic Loudspeaker Yes MEMORY External microSD, up to 256 GB (uses SIM 2 slot) Internal 64 GB, 4 GB RAM DATA GPRS Yes EDGE Yes 3G HSPA, LTE WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, WiFi Direct, DLNA, hotspot Bluetooth 4.0, A2DP Infrared No USB/Port microUSB 2.0, USB On-The-Go CAMERA Primary 13 MP, F/2.2, phase detection autofocus, LED flash, Geo-tagging, touch focus, face detection, p...
(defination penyakit Addisons)
Penyakit Addison berkembang karena kelenjar adrenal tidak menghasilkan cukup hormon penting tertentu. Kelenjar adrenal adalah kelompok segitiga tipis sel seukuran jempol orang dewasa. Satu kelenjar adrenal terletak di atas masing-masing dua ginjal. Antara lain, kelenjar melepaskan hormon yang dikenal sebagai kortisol dan aldosteron. Tetapi kelenjar adrenal pada orang dengan penyakit Addison tidak berfungsi dengan baik, yang meninggalkan orang tanpa cukup dari hormon yang mereka butuhkan untuk menjaga tubuh bekerja secara normal.
Cortisol and aldosterone
Kortisol diperlukan untuk membantu tubuh merespon stres seperti penyakit dan infeksi. Hal ini juga membantu penggunaan gula tubuh, protein, karbohidrat, dan zat lain dalam makanan untuk energi. Aldosteron membantu sinyal ginjal untuk mengatur jumlah garam dan air disimpan dalam tubuh. Hal ini penting karena tanpa jumlah yang tepat garam dan air, tekanan darah bisa drop.
Comments
Post a Comment